BENCANA

BENCANA

“Datang tak terduga, pergi meninggalkan duka”

yah, mungkin inilah kalimat yang dapat menggambakan pengertian kata bencana. Inilah kejadian yang kerap kali kita alami khususnya bangsa Indonesia akhir-akhir ini.

Bencana datanag silih berganti

tiada henti,

dan tanpa kompromi

merengut seiap apa yang ia lewati,

seakan tak ada lagi hati nurani

menghancurkan hidup insani.

Mengapa akhir-akhir ini sering terjadi bencana alam yang sangat mematikan dan tanpa kompromi…?,

Haruskah kita menyalahkan pada sang pencipta …?, dan berkata “yah nasib…, mau bagaimana lagi..? ataukah kita bersifat ksatria dan tidak takut untuk merestorasi diri ?,

Pada sebagian kasus bencana alam yang diakibatkan oleh alam itu sendiri dapat disebut sebagai bencana alam, namun alam dapat dirusak oleh tangan tangan jahil manusia sehinga membuat kestabilan alam itu menjadi terganggu sehingga timbullah berbagai macam bencana alam  yang diakibatkan oleh manusia,

Dan yang lebih tragis lagi sesudah merusak alam, sangat jarang  sekali manusia yang mau memperbaikinya lagi (bagi yang bisa diperbaiiki) namun ada juga sebagian pengrusakan yang tak dapat diperbaiki .

Jikalau melihat hal yang sedemikian  maka sudah sepatutnyalah hal ini terjadi, namun ketika bencana itu datang yang menjadi korbanya adalah sebagian besar manusia yang tak tahu menahu dan tak mempunyai andil dalam pengrusakan itu “ yah nasib wong cilik….” . dan jarang sekali ada pihak yang merasa bertanggung jawab atas kejadian itu dan bersembunyi dibalik kedok “TAKDIR” seraya menyalahkan sang Pencipta …?, atau kah kita harus bertanya pada rumput yang bergoyang…?

“ sungguh keji benar manusia”

tetapi penulis yakin di dunia ini masih ada manusia yang benar-benar manusia, jikalau orang bisa menjadi keji maka orang juga bisa menjadi baik, kini pilihan ada di tangan kita, marilah kita menjadi baik agar nyaman hidup kita di bumi ini.

Turut juga berduka cita atas apa yang menimpa saudara-saudara kita di seluruh tanah air khususnya di tanah papua, kuatkan hatimu, didalam sesuatu pastilah ada hikmah yang dapat kita ambil. God Bless Papua.

Dan juga salam kepada Mbah Marijan semoga bencana ini cepat berlalu dan sehat-sehat selalu, amin. “Hidup Mbah Marijan’.

Nama             : Kerrich William johannis

Npm               : 11109222

Kelas              : 2 ka 28.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s